Rabu, 21 September 2016

   Nota Dinas

Surat dinas yang dibuat oleh atasan kepada bawahan atau oleh bawahan Kepada atasan langsung, atau yang setingkat berisikan catatan/pesan singkat tentang suatu pokok persoalan kedinasan.

a. Bagian-bagian Nota Dinas
1. kepala Nota Dinas

2. Pembuka Nota Dinas, terdiri dari :
  1. kata Nota Dinas
  2. nomor
  3. tujuan Nota Dinas
  4. asal Nota Dinas dan
  5. hal Nota Dinas.

3. isi Nota Dinas

4. Penutup Nota Dinas, terdiri dari :
  1.  tanggal Nota Dinas
  2.  jabatan penanda tangan
  3.  nama pejabat penanda tangan
  4.  tanda tangan
  5.  NIP
  6.  cap dinas dan
  7.  tembusan apabila ada.


b. Cara Pengetikan Bagian-Bagian Surat Dinas

  1. Kepala Nota Dinas dibuat dengan ketentuan sama seperti membuat kepala surat dinas.
  2. Kata nomor diketik di bawah kata Nota Dinas dengan posisi sejajar.
  3. Tujuan dihaluli dengan kata terhormat dan disingkat Yth, dan diketik dibawah kata Nomor.
  4. Asal Nota Dinas didahului dengan kata dari, diketik sejajar dan dibawah singkatan Yth, dan diikuti  dengan tanda baca : (titik dua).
  5.  Kata hal diketik di bawah kata dari, sebaris dengan asal surat diikuti dengan tanda baca : (titik dua) 
  6. Isi Nota Dinas diketik di bawah sejajar dengan kata hal. 
  7. Pendahuluan, isi pokok, dan kalimat penutup diketik dengan ketentuan sama seperti pada surat dinas. 
  8. Tanggal pada Nota Dinas diketik di sebelah kanan bawah di bawah baris terakhir dari isi Nota Dinas. 
  9. Tanggal tidak disertai nama tempat pembuatannya.
  10. Nama jabatan penanda tangan diketik di bawah dan sejajar dengan tanggal, menggunakan huruf kapital pada setiap awal kata.  
  11. Nama pejabat penanda tangan, tanda tangan, NIP, cap dinas dan tembusan dibuat dengan ketentuan sama seperti surat dinas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar